Mengapa waktu Tak pernah berpihak kepadaku Apakah aku terlalu Terlalu banyak berkelana
Mengapa kita Masih saja tak pernah bersatu Selalu saja bertemu bertemu saat Kau milik yang lain
Mungkin kau bukanlah jodohku Bukan takdirku Terus terang
Aku merindukanmu Setengah mati merindu Merindu
Tiada henti merindukanmu Masih hatiku untukmu Aku tetap menunggumu
Mengapa waktu Tak pernah berpihak kepadaku Apakah aku terlalu Terlalu banyak berkelanaMungkin kau bukanlah jodohku Atau bahkan bukan takdirku Terus terang
Aku merindukanmu Setengah mati merindu Tiada henti merindukanmu
Masih hatiku untukmu Aku merindukanmu
Masih hatiku untukmu Aku tetap menunggumuMenunggumu Menunggumu Aku tetap menunggumu
Kutahu kau rindu Sejakku meninggalkanmu
Kutahu kau pilu Bimbangku melupakanmu
Sejak kau lukakan hatiku Mempermain cinta suciku
Siang dan malam tangisi Silamku
Kasih sayangku yang bersemi Ku tabut racun yang berbisa
Dibelakangku di tertawa dan hina
Mungkin aku tiada yang lain Kerna itu kau berani berpaling
Membiarkan aku tertanya Siapa milikku
Sehingga ku meninggalkanmu Baru kini engkau terasa Cinta siapa lebih perdana
Kutahu kau pilu Bimbangku melupakanmu
Sejak kau lukakan hatiku Mempermain cinta suciku
Siang dan malam tangisi Silamku
Kasih sayangku yang bersemi Ku tabut racun yang berbisa
Dibelakangku di tertawa dan hina
Mungkin aku tiada yang lain Kerna itu kau berani berpaling
Membiarkan aku tertanya Siapa milikku
Sehingga ku meninggalkanmu Baru kini engkau terasa Cinta siapa lebih perdana
No comments:
Post a Comment